Doa Sakit & Menjenguk Orang Sakit

 Tanya : Assalamu’alaikum … ustadz Abu Alifa yang saya hormati, mohon tuntunan do’a saat sakit atau saat menjenguk orang sakit! Apakah dibolehkan berdo’a dengan bahasa yang kita fahami (Indonesia)? Syukran. Wassalam

Jawab : Wa’alaikumussalam … pada dasarnya do’a yang kita panjatkan adalah keinginan dan harapan kita. Baik itu do’a untuk diri sendiri, keluarga, atau sesame. Baik sedang sehat atau dikala sakit. Artinya tidak menjadi masalah apakah do’a itu dengan bahasa Arab, Indonesia atau bahasa daerah. Hanya tentu do’a yang dicontohkan dan dipraktekan Nabi saw itu lebih utama, termasuk saat sakit atau menjenguk orang yang sakit. Dibawah ini ada beberapa do’a yang pernah dicontohkan Nabi saw, baik saat beliau menjenguk orang sakit atau yang seharus dilakukan oleh orang sakit sendiri.

“…Jika Rasulullah saw. mendatangi salah seorang keluarganya yang tengah sakit, beliau akan mengusap-usap si sakit dengan tangan kanannya sambil membaca doa, “Allahuma Rabbanâ adz hibil ba’sa isyfi Anta syâfi’ la syifâ’an illâ syifâuka, syifâ’an lâ yughâdiru saqaman; Ya Allah, Tuhan sekalian manusia, hilangkanlah segala penyakit, sembuhkanlah, hanya Engkau yang dapat menyembuhkan, tiada kesembuhan kecuali (kesembuhan) dari-Mu, sembuh yang tidak dihinggapi penyakit lagi’.” (HR Bukhari dan Muslim dari Siti Aisyah ra)

Abu Abdillah bin Abil Ash pernah mengeluhkan penyakit yang dideritanya kepada Rasulullah saw. Beliau kemudian berkata kepada Abu Abdillah, “Letakkanlah tanganmu di tempat yang sakit, lalu bacalah basmallah (tiga kali), kemudian bacalah, ‘A’ûdzu bi izzatillâhi wa qudratihi min syarri mâ ajidu wa uhâ dzîru’(tujuh kali); Aku berlindung pada kemuliaan dan kekuasaan Allah dari bahaya yang aku rasakan dan aku khawatirkan’.” (HR Muslim)

Sa’ad bin Abi Waqqash berkata, “Ketika Rasulullah saw. menjengukku, beliau berdoa, ‘Allahumma syâfi’ Sa’dan, Allahumma syâfi’ Sa’dan, Allahumma syâfi’ Sa’dan’; Ya Allah, sembuhkanlah Sa’ad; ya Allah, sembuhkanlah Sa’ad; ya Allah, sembuhkanlah Sa’ad’.” (HR Muslim)

Rasulullah saw. pernah menjenguk seorang Arab gunung (Badui). Seperti biasanya, setiap kali Rasulullah saw. menjenguk orang sakit, beliau berkata, “La ba’sa, thahûrun insya Allah; Tidak apa-apa. Semoga penyakit ini menjadi pembersih dari dosa-dosa, insya Allah.” (HR Bukhari dari Ibn Abbas ra). Allohu A’lam

Comments
0 Comments

0 komentar: